
"Hallo Indonesia,bagaimana kabar Warga Indoneia, dan sedang apa semua saat ini, ? semoga saja dalam keadaan sehat semua warga Indonesia, juga para pejabatnya, dan juga para pemimpinya, ditambah juga Rohaniawan, serta para pengusaha di Indonesia semua dalam keadaan kompak selalu, dan semoga semua selalu siap buat mengungkap pelanggaran ham juga melindungi alam Indonesia." Demikian andriluntungan mengatakan pada online sore ini.
Andri juga menambahkan dia mndengar, di Indonesia katanya, akan ada pengungkappan kembali dugaan adanya planggaran Ham, ditahun 1965, dan tedengar juga bahwa makam para oranag -orang yangtelah dibunuh sacra masal ditahun 1965 oleh warga Indonesia diminta segera dibongkar kembali, dan hal ini juga Presiden Indonesia setuju Jika dugaan adanya pembunuhan masal ditahun 1965,perlu diungkap kembali dan siapa saja yang telah melanggar Ham nantinya disana harus bertangung jawab, dan siapa saja pelaku dalang atas kejadian itu dimana kejadian 1965 itu adalah sebuah kejadian yang sangat menakutkan dan menegangkan, dan menurut cerita ahli sejarah tidak sedikit mayat yang tidak berdosa juga mati, oleh kekejaman itu. "seandainya benar -benar nantinya akan diungkap pembunuhan masal di tahun 1965 setidaknya perlu juga didamping para ahli sejara yang tahu persis atas kejadian itu,? dan huga perlu disaksikan oleh keluarga korban inilah yang dapat saya katakan, dan saya juga sangat setuju jika TNI yang sudah reformis itu, kini memberikan peluang buat pengungkappan menyangkut kejadian pembunuhan masal di Tahun 1965, itu.
Dan jika perlu semua pakar sejarah, juga para masyarakat yang telah menjadi korbannya, perlu juga ikut hadir dalam pembongkaran koburan korban pembunhan masal ditahun 1965 itu. Terlepas akan diungkap atau tidak, namun isu itu telah terdengar ditelingah saya," akan adanya pengukappan kembali pembunuhan masal di tahun 1965 itu.?"
Dan saya juga mendapat selintingan adanya dugaan keadaan alam Indonesia telah dijadikan rebutan bagi bangsa didunia, "jika benar -benar bangsa lain akan mencoba menyerobot atau menguasai, akan segala kekayaan alam indonsia, kira bagaimana juga cara bangsa indonesia buat menangkal hal seperti itu.?" Siapa tidak kenal dengan kekayaan alam Indonesia dari sabang sampai maroke.? dan siapa juga yang tidak kenal dengan segala batas wilayah Indonesia yang setiap pulaunya terkadang berbagai keayaan alam dan kekayaan sumber dasar lautannya, jika semua itu tidak segera di jaga dan dilindungi oleh bangsa Indonesia kira-kira harus siapa lagi.? Komentar andri.
Andri menilai bahwa jika di indonesia sekarang lagi sangat hangat dibicarakan adalah dua perkara itu, setidaknya sangat sepakat. dan saya juga mendengar keadaan Indonesia saat ini lagi sibuk menata berbagai kenakalan para pejabatnya, apa dia yang lagi suka korupsi, akan-ditertibkan, juga mengenai undang pemerkosa- akan dikeberi pelakunya, juga mendengar adanya reklamasi di DKI jakarta disan telah membuat kerusakan alam, juga kerusakan lautan, ditambah juga saya mendengar akan adanya menyambut hari bulan puasa harga dipasar mulai naik, juga sibuknya pelaku para korupsi yang mencoba membuat simulasi, agar segala perkara dugaan korupsi tidak terlalu dibesar-besarkan, alangkah dirubah saja agar para wartawan lokal Indonesia dapat menyajikan berita lainnya,inilah gelagat para korupsi dapat mengubah pemberitaan."Sepertinya Negara Indonesia sudah dapat kendalikan oleh bandar, atau dibalik Negara, ada tanga mencengkram, kepala negara sehingga, para korupsi kakap dapat tetap tenag diinggah sanan,?" Jika Indonesia seperti ini adanya, bagaimana mungkin akan dapat menjaga negaranya.? Maaf ini hanya sebuah pertanyaan saja, seandainya ada yang terseniggung maaf,"Ya.?"
Terlepas semua itu kembali pada persoalan penting, mengenai dugaan akan diungkapnya kembali pelanggaran Ham, ditahun 1965, dan Perlunya terus melindungi alam juga menjaga alam setidaknya saya sebagaai pengamat setuju. Semikian andriluntungan mengakhiri perkataannya pada online.
apa yang dikatakan andri setidaknya mendapat respon bagi kalangan besar di Indonesia. sebagai bukti,– Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan kekayaan alam Indonesia hingga kini masih menjadi incaran empuk banyak negara asing. Menurut Gatot, kandungan kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia sudah disadari oleh para Presiden Indonesia, di antaranya Presiden pertama Soekarno.
Soekarno, kata dia, mengatakan bahwa kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara-negara di dunia. Demikian pula Presiden Joko Widodo pada saat dilantik di Senayan, menyampaikan jika kekayaan alam di Indonesia bisa dapat menjadi petaka.
“Itu semua, sekarang sudah menjadi kenyataan. Dengan demikian, maka kita harus waspada dengan kekayaan alam yang kita miliki karena menjadi bahan rebutan oleh negara-negara asing,” kata Panglima TNI dalam keterangan resmi yang dikeluarkan Puspen TNI, Minggu, 29 Mei 2016.
Gatot juga mengatakan, seiring dengan lonjakan penduduk dunia yang berkembang begitu pesat dan jumlahnya sudah melebihi kapasitas ideal, maka logikanya pertambahan pendudukan itu juga memerlukan pasokan pangan, air dan energi untuk menompang hidupnya. Hal inilah yang akan memicu konflik antarnegara.
Gatot Nurmantyo memprediksi, energi akan habis pada tahun 2043, kondisi tersebut memicu perang untuk mengambil alih energi negara-negara yang berada di garis ekuator, salah satunya yang dilirik adalah Indonesia.
“Ke depan, energi itu bisa digantikan dengan hayati dan kekayaan alam hayati ada di negara ekuator, terutama di Indonesia. Maka Indonesia akan menjadi lumbung pangan, air sekaligus juga lumbung pengganti energi hayati,” tambahnya.
“(Maka itu) Perang ke depan adalah perang pangan, air dan energi diistilahkan perang ekonomi dan lokasinya di Indonesia, inilah ancaman bangsa Indonesia,” kata dia.
Sementara Mengenai akan diungkapnya kejadian tahun 1965 - Rohaniwan sekaligus Pengamat Sosial Romo Benny Susetyo menuturkan, menteri kabinet yang bertentangan dengan visi pemerintahan seharusnya diganti oleh Presiden Joko Widodo.
Pernyataan tersebut diungkapkannya terkait sikap Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang bersebrangan dengan Jokowi soal pengungkapan masalah HAM berat.
"Kalau menteri berseberangan visinya dengan pemerintahan, ya menteri itu harus diganti," ujar Romo Benny seusai acara diskusi di bilangan Cikini, Jakarta, Minggu (29/5/2016).
Sebagai pembantu presiden, kata dia, menteri harusnya mengikuti visi yang disusun pemerintahan.
Jika tidak mengikuti agenda pemerintahan, maka preisden berhak mencopotnya dan mengganti menteri yang berseberangan tersebut dengan yang lebih cocok dengan visi pemerintahan.
"Presiden mengevaluasi dong menteri menteri mana yang menjalankan visinya atau tidak," ujarnya.
Hal serupa diungkapkan Aktivis HAM Usman Hamid. Ia mengatakan, presiden seharusnya memiliki keberanian untuk menindak menterinya yang membalelo.
"Andai di tubuh pemerintah ada partai yang bagian dari koalisi pemerintah tapi menolak penyelesaian HAM, di situ juga keberanian presiden diuji," kata Usman.
Selain diminta untuk berani menindak menterinya yang berseberangan, presiden juga diminta berani menyelesaikan seluruh kasus HAM berat. Tak hanya peristiwa 1965.
"Harus menyeluruh, bukan hanya 1965 tapi juga seluruh HAM berat," tutup dia.
Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu tak menyetujui rencana pembongkaran kuburan massal korban peristiwa 1965.
Ia mengkhawatirkan, jika dilakukan, hal tersebut justru menimbulkan konflik baru.
"Justru itu. Bongkar-bongkar kuburan, kalau semuanya marah? Berkelahi semua," ujar Ryamizard di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (13/5/2016).
Ia mengingatkan agar semua pihak tidak memprovokasi dan mengundang terciptanya pertumpahan darah.
Pembongkaran kuburan massal itu dianggap Ryamizard bukannya membangun negara, justru merusak negara.
"Saya sebagai Menhan tentunya menginginkan negara ini tidak ada ribut-ribut, damai," tutur Ryamizard. (Agus dan Anton Jakarta)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar