International-Berbagai cara dan Alibi Putin ingin mencaplok Ukraiina, namun tidak mendapat dukungan dunia, oleh sebab Hukum International tidak membenarkan negara yang telah merdeka murni jika dirampas dengan cara -cara melanggar aturan hukum international. Ukraiina yang asli sudah menjadi bagian Pasukan dari Nato Dan Negara Itu asli Merdeka, setidaknya perlu mendapat bantuan dari pasukan Nato juga, Amerika, Ingris Francis Dan Canada Dan Itali, setidaknya hal itu wajar, sementara Rusia yang belum masuk bagian dari Nato Dia punya malu ngapain menyerang Ukraiina dan menantang Nato Juga Amerika dan Ingris,Francis juga kanada. atau blog barat hal ini setidaknya bukan lagi bercanda, oleh sebab Nato juga Amerika dan Ingris ditambah Francis Dan Canada Juga Itali. seandainya asli sudah ditanttang Rusia. Jika hanya diam bagaikan tidak punya harga diri.!?. Meskipun dengan jelas -jelas sekali Putin menantang Nato Juga Blog Barat tetapi mengapa Nato , Amerika Juga Ingris dan Francis Ditambah Canada Dan Itali diam saja!. "Apakah mereka takut kepada Putin ataukah bagaimana. Sebagai Bukti ini apa yang dilontarkan Rusia --Presiden Vladimir Putinmengatakan pada hari Minggu bahwa Kementerian Pertahanan Rusia sedang mengupayakan berbagai cara untuk menanggapi jika Amerika Serikat dan sekutu NATO-nya membantu Ukraina untuk menyerang jauh ke wilayah Rusia dengan rudal jarak jauh Barat.

Perang Ukraina yang telah berlangsung selama 2,5 tahun telah memicu konfrontasi terbesar antara Rusia dan Barat sejak Perang Dingin, dan pejabat Rusia mengatakan perang tersebut kini memasuki fase paling berbahaya.
Rusia telah memberi isyarat kepada Amerika Serikat dan sekutunya selama berminggu-minggu bahwa jika mereka memberi izin kepada Ukraina untuk menyerang jauh ke wilayah Rusia dengan rudal yang dipasok Barat, maka Moskow akan menganggapnya sebagai eskalasi besar.
Putin mengatakan pada tanggal 12 September bahwa persetujuan Barat untuk langkah tersebut akan berarti "keterlibatan langsung negara-negara NATO, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa dalam perang di Ukraina" karena infrastruktur dan personel militer NATO harus dilibatkan dalam penargetan dan penembakan rudal.
Putin mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan dengan tepat bagaimana Rusia akan bereaksi terhadap langkah tersebut, tetapi Moskow harus menanggapinya dengan tepat dan berbagai pilihan sedang dipertimbangkan.
"(Kementerian Pertahanan Rusia) sedang memikirkan cara menanggapi kemungkinan serangan jarak jauh di wilayah Rusia, mereka akan menawarkan berbagai tanggapan," kata Putin kepada reporter utama Kremlin di TV pemerintah Rusia, Pavel Zarubin.
Dengan kemajuan Rusia yang tercepat di Ukraina timur sejak bulan-bulan pertama invasi, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy telah memohon kepada Barat untuk mengizinkan Kyiv menembak jauh ke Rusia dengan rudal Barat.
MENYERANG RUSIA
Amerika Serikat belum mengatakan secara terbuka apakah mereka akan mengizinkan Ukraina menyerang Rusia, tetapi beberapa pejabat AS sangat skeptis bahwa tindakan itu akan membuat perbedaan yang signifikan dalam perang.
Pasukan Ukraina telah menyerang jauh ke Rusia secara teratur dengan pesawat nirawak jarak jauh.
Pasukan Rusia telah menguasai kota pertambangan batu bara Selydove di wilayah Donetsk Ukraina hanya lebih dari seminggu setelah pertama kali menyerbu kota itu, menurut para blogger perang pro-Rusia.
Putin, yang memerintahkan ribuan tentara ke Ukraina pada tahun 2022 setelah delapan tahun bertempur di Ukraina timur, menggambarkan perang tersebut sebagai pertempuran antara Rusia dan Barat yang sedang merosot, yang menurutnya mengabaikan kepentingan Rusia setelah runtuhnya Soviet pada tahun 1991.
Ukraina dan sekutu Baratnya mengatakan Putin melancarkan perang bergaya kekaisaran terhadap tetangganya yang lebih kecil dan telah berulang kali mengatakan bahwa jika Rusia memenangkan perang tersebut, maka negara-negara otokratis di seluruh dunia akan semakin berani.
Hanya beberapa minggu sebelum pemilihan presiden AS, Putin mengubah doktrin nuklir Rusia dalam apa yang dikatakan Kremlin sebagai upaya untuk mengisyaratkan kekhawatiran Rusia atas diskusi Barat tentang serangan rudal dari Ukraina.
Ketika ditanya apakah Barat telah mendengar peringatan Rusia, Putin mengatakan kepada Zarubin: "Saya harap mereka telah mendengar. Karena, tentu saja, kami juga harus membuat beberapa keputusan untuk diri kami sendiri." Putin mengatakan bahwa hanya perwira NATO yang dapat menembakkan senjata semacam itu ke Rusia dan bahwa mereka perlu menggunakan data satelit Barat untuk menargetkan senjata tersebut, jadi pertanyaannya adalah "apakah mereka akan membiarkan diri mereka menyerang jauh ke wilayah Rusia atau tidak. Itulah pertanyaannya."
Para pejabat AS mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak berusaha untuk meningkatkan konflik.
Bagaimana seorang presiden AS yang baru akan mendekati perang tersebut masih belum jelas: mantan presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan mengakhiri perang Ukraina sementara Wakil Presiden Demokrat Kamala Harris mengatakan bahwa ia akan terus mendukung Ukraina. Ini yang saya dengar. Cetus Andri Elyus Luntungan Pengamat International saat dimintai tanggapannya kepada Online Melalui HP.
Andri juga menambahkan persoalannya sekarang, Bukan masalah memihak Ukraiina atau tidak, namun yang jelas Putin dengan terbuka telah menantang Nato, Amerika, Francis, Ingris, dan Canada juga Itali. Atau dengan nyata - nyata bahwa putin asli tidak punya rasa takut, apa yang pernah terjadi pada masa lalu Soviet. bagaimana keadaan Presiden Soviet harus kocar - Kacir itu. Pengamatan saya sejauh ini belum ada perlawan bagi mereka yang ditantang oleh putin itu. Apa dia Nato. Amerika. Francis, Ingris, Juga Canada. Dan Itali. Artinya sebut saja Blog Barat dan Nato belum terlihat ada sedikitpun melakukan perlawanan kepada Putin. ini yang saya perhatikan. yang jelas Blog barat dan Nato juga Ingris, juga Itali, Francis dan Canada sepertinya takut buat melawan Rusia. Terbukti meskipun telah ditantang mana ada perlawanan, akhirnya yang menjadi korbanya Ukraiina. Demikian andri Elyus Luntungan Mengahiri Perkataannya.( Khardovecho Rusia)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar